Senin, 14 Februari menjadi hari berbeda bagi santri. Hari ketika mereka harus mengenang kembali suka duka perjuangan dalam meraih sebuah prestasi melalui kompetensi yang dimiliki. Bersaing secara sehat menjadi salah satu perjuangan yang mereka lalui tentunya dengan kisah mengharu biru di dalamnya.
2021 menjadi kenangan bagi santri dalam mempertahankan sebuah peringkat kelas. Pertahanan melalui perjuangan dan pengorbanan serta doa yang tak henti-hentinya dipanjatkan berbuah manis semanis kisah mereka. Peringkat kelas menjadi salah satu ukuran keberhasilan santri melalui proses pembelajaran di sekolah. Sehingga dari peringkat inilah apresiasi tinggi diberikan sekolah kepada mereka yang berprestasi. Peringkat kelas mulai dari 1, 2, dan 3, juara umum hingga juara boarding menghiasi Senin pagi bersama santri.
Hal yang paling menakjubkan tatkala kesiswaan Ustadzah Tri Fitriyani, S.Si mengumumkan pemberian penghargaan kepada para penghafal Al-Quran yang mampu tasmi 5 juz dalam satu kali duduk. Masya Allah… Maha suci Allah karena atas izinNya memberikan kelebihan serta kecerdasan ingatan kepada santri penghafal Al-Quran. Buah dari keikhlasan, keistiqomahan, dan ketulusan berujung pada ketercapaian targetan yang diinginkan. “Banyak yang berjuang di jalan Allah dan Rasulullah, akan tetapi yang paling dicintai Allah adalah yang paling tulus.” (Buya Yahya)
Tidak hanya itu, apresiasi pun diberikan sekolah kepada santri dalam kejuaraan lomba dan literasi. Sebuah kejuaraan yang tidak mudah didapatkan layaknya membalikan telapak tangan. Pengorbanan dan perjuangan demi tercapainya kesempurnaan dalam mengikuti semua jenis perlombaan tentunya sangat dibutuhkan.
14/02/2022*tim