
SMAIT Al-Multazam (1/06/2026). Suasana apel pagi di Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam berlangsung dengan penuh semangat. Dihadiri oleh sejumlah dewan guru dan santri SMP, SMA, pelaksanaan apel pagi terasa begitu khidmat. Di bawah naungan tenda yang masih berdiri kokoh, kami berbaris rapi bak para pejuang yang siap berjihad.
Tepat hari ini, Senin, 1 Juni 2026, adalah momen memperingati Hari Lahir Pancasila. Maka apel pagi juga dimanfaatkan untuk memberikan arahan terkait pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) yang akan segera dimulai.

Dalam amanatnya, pembina apel, Ustad H. Didik Wiranto, S.P., M.Pd. mengajak seluruh santri untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam mengikuti ujian. “Hilangkan ego dan Jangan merasa paling hebat merupakan 2 hal yang harus dipegang santri. Ujian bukan hanya tentang mendapatkan nilai yang baik, tetapi juga tentang membangun karakter yang kuat. Niat, berproses, dan kejujuran adalah kunci utama dalam meraih keberhasilan,” pesan pembina apel kepada seluruh peserta diakhir amanah yang disampaikan.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi pengingat bagi seluruh warga sekolah untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari. Semangat persatuan, gotong royong, dan saling menghormati diharapkan dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah.
Menjelang pelaksanaan SAS, para santri diimbau untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, menjaga kesehatan, serta memanfaatkan waktu belajar secara efektif. Dengan persiapan yang matang dan semangat Pancasila yang tertanam kuat, diharapkan seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan lancar dan memperoleh hasil yang optimal. Melalui momentum Hari Lahir Pancasila, sekolah mengajak seluruh santri untuk tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga menjadi generasi yang berkarakter, seorang pemimpin hebat peradaban, berintegritas, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
