
SMAIT Al-Multazam ( 25/05/2025). Pagi itu, suasana di lapangan sekolah terasa sejuk tak seperti biasanya. Matahari masih malu malu menampakkan pamornya. Namun wajah-wajah penuh semangat dari para santri yang datang membawa ide siap untuk berkarya karena pagi ini akan berlangsung kegiatan literasi pagi bersama santri.
Menulis adalah capaian program literasi selain membaca. Melalui kegiatan ini santri diajak untuk berdiskusi ide kemudian mereka renungkan dan ungkapkan dalam sebuah tulisan sederhana tapi sarat makna serta kreativitas. Menulis jenis Fiksi dan karya majalah sekolah menjadi kegiatan literasi pagi ini.

Lapangan yang biasanya bising berubah jadi ruang bertukar ide bersama. Tidak ada dekorasi khusus, tidak ada fasilitas mewah. Hanya lapangan terbuka, sedikit basah oleh genangan air hujan, dan tentunya yang paling menarik adalah kemauan untuk mencoba menulis apa yang ada dalam pikiran. Namun justru di situ letak kekuatannya. Sederhana, tapi terasa.
Detik detik yang tenang, lahir kebiasaan kecil yang pelan-pelan tumbuh, yang akan mereka bawa lebih lama dari sekadar waktu di sekolah. Karya yang tercipta menjadi sebuah kreativitas tanpa batas yang akan mereka kenang dan terdokumentasi dengan rapi.