SMAIT Al-Multazam

News

News, Uncategorized

Menutup Masa Ujian dengan Nilai Pancasila dan Teladan Siroh

SMAIT Al-Multazam (6/3/2026). Hari terakhir ujian, keseriusan tampak pada wajah santri kelas XII. Ada rasa yang tak bisa diungkapkan. “Rasanya ingin segera menyelesaikan ujian dengan cepat, setelah itu pulang…. Yeach……” teriakan mereka penuh rasa bahagia karena akan segera bertemu keluarga, berbuka bersama, dan rencana-rencana lain yang menjadi catatan selama ini.  Perjalanan panjang siswa kelas XII dalam  pelaksanaan Asesment Sumatif Akhir Jenjang akhirnya mencapai garis akhir melalui sebuah momentum yang sarat makna: pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Siroh sebagai penutup rangkaian pendidikan santri di SMAIT. Bukan sekadar mata pelajaran, kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi para santri untuk meneguhkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus meneladani perjalanan hidup Rasulullah SAW. dalam membangun karakter, integritas, dan kepemimpinan. Dalam suasana yang penuh keseriusan dan kebersamaan, para santri diajak menengok kembali perjalanan mereka selama menempuh pendidikan di SMAIT. Nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dipadukan dengan pelajaran dari sirah Nabi sebagai pedoman moral dan spiritual. Momentum ini menjadi simbol bahwa bekal ilmu, akhlak, dan semangat pengabdian telah dipersiapkan untuk mengiringi langkah mereka menuju babak kehidupan berikutnya. j

Info Akademik, News, Uncategorized

Hari ke-8 Ujian Seni Budaya, Buat Mereka Terpana

SMAIT Al-Multazam (5/03/2026). Hari-hari Ujian kelas XII akan segera berakhir. Seni dan budaya menjadi mata pelajaran yang paling dinanti saat ujian karena mata pelajaran ini jadi hiburan untuk pikiran yang mungkin terasa penat oleh soal-soal serius.  Seni dan Budaya kali ini tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi juga melatih kreativitas dan kemampuan apresiasi peserta terhadap seni. Tidak hanya itu, beberapa soal juga mengajak santri untuk memberikan pendapat atau analisis sederhana tentang sebuah karya seni. Mereka bisa menuliskan kesan atau pesan yang tertangkap dari karya yang ditampilkan. Hal ini membuat ujian Seni Budaya terasa lebih bebas dan kreatif.

Info Akademik, News, Uncategorized

Ujian di Tengah Ramadan dan Cuaca Sendu

SMAIT Al-Multazam (3/3/2026). Bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda di lingkungan pesantren. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema lebih lama, langkah kaki menuju masjid semakin sering terdengar, dan waktu terasa berjalan dalam irama yang lebih khusyuk. Namun, bagi santri kelas XII, Ramadan kali ini bukan hanya tentang ibadah dan pengendalian diri. Ia juga menjadi medan perjuangan terakhir sebelum kelulusan: Asesment Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ). Di tengah langit yang sering diselimuti mendung, suasana pesantren terasa semakin sendu. Awan kelabu menggantung rendah seolah menjadi metafora beban pikiran yang dipikul para santri. Puasa bukan alasan untuk menyerah. Justru dalam keadaan lapar dan haus, mereka belajar tentang makna ketahanan yang sesungguhnya. Energi yang terbatas menuntut mereka untuk mengatur waktu dengan lebih bijak. Siang hari selepas pelajaran, kantuk sering datang menyerang. Angin sejuk yang bertiup dari langit mendung membuat mata semakin berat. Namun lembar demi lembar soal ujian tetap mereka kerjakan. Suasana ruang kelas pun berbeda. Tidak ada suara gaduh, hanya gesekan pena dan helaan napas pelan. Wajah-wajah tampak lebih serius dari biasanya. Sesekali terdengar suara rintik hujan di atap, mempertegas keheningan. Mendung di luar jendela seakan menguji fokus dan keteguhan hati. Namun di balik semua itu, ada kekuatan yang tak kasat mata. Ramadan menghadirkan ketenangan batin. Doa-doa dipanjatkan lebih khusyuk. Mendung memang sering menaungi hari-hari ujian, tetapi justru dari situlah lahir keteguhan. Seperti langit yang akhirnya akan kembali cerah, perjuangan ini pun akan mencapai titik terang. Ujian sekolah akan usai, Ramadan akan meninggalkan kenangan, dan para santri kelas XII akan melangkah ke babak kehidupan berikutnya dengan bekal ilmu, disiplin, dan kesabaran yang telah ditempa. Perjuangan mereka bukan hanya tentang nilai di atas kertas. Ia adalah kisah tentang ketahanan jiwa, tentang harapan yang tidak padam meski langit tampak kelabu. Di antara doa dan mendung, para santri belajar bahwa kesuksesan bukan hanya hasil dari kecerdasan, tetapi juga dari kesabaran dan keyakinan.

Info Akademik, News, Uncategorized

ASAJ: Dari Ruang Ujian Menuju Cita-Cita

SMAIT Al-Multazam (25/02/2026). Suasana sekolah tampak berbeda dari biasanya. Lorong sekolah yang umumnya dipenuhi canda dan tawa berubah menjadi lebih tenang. Santri kelas XII melangkah dengan penuh kesiapan. Buku ditangan untuk dibaca, catatan materi untuk kembali dipelajari dan dipahami.  Tidak lupa doa dalam pelaksanaan Shalat Duha bersama mereka panjatkan penuh khusuk. Hari itu menjadi momen penting: dimulainya Asesment Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ). Bagi santri kelas XII, ASAJ bukan sekadar ujian akademik. Ujian ini menjadi penutup perjalanan tiga tahun di bangku SMA sekaligus penentu langkah berikutnya. Berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari, mulai dari mengikuti bimbingan tambahan, membentuk kelompok belajar, hingga saling memberi dukungan untuk menjaga semangat.  “Rasanya campur aduk, tegang tapi juga lega karena ini tahap terakhir,” ungkap salah satu santri kelas XII. Pelaksanaan ASAJ dipersiapkan secara matang oleh pihak sekolah. Penyusunan jadwal, kesiapan ruang ujian, hingga pengawasan dilakukan dengan tertib demi memastikan ujian berjalan lancar, jujur, dan kondusif. Sekolah memandang ASAJ bukan hanya sebagai evaluasi hasil belajar, tetapi juga sebagai refleksi pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab seluruh santri. Di sela-sela ujian, suasana kebersamaan tetap terasa. Santri saling menyemangati sebelum memasuki ruang ujian dan berbagi cerita setelahnya. Momen-momen sederhana ini menjadi kenangan berharga menjelang akhir masa sekolah mereka. Kini, setelah lembar jawaban terakhir dikumpulkan, rasa lega mulai menyelimuti. Namun lebih dari itu, tersimpan harapan besar akan hasil terbaik dan kelulusan yang membanggakan. Asesment Sumatif Akhir Jenjang mungkin menjadi akhir dari satu fase perjalanan. Namun bagi santri kelas XII SMAIT Al-Multazam, ini adalah awal dari langkah baru menuju masa depan yang lebih luas, membawa keyakinan bahwa setiap usaha yang dilakukan tidak pernah sia-sia.

News, Uncategorized

APEL PAGI TANDAI PEMBUKAAN PENILAIAN SUMATIF AKHIR JENJANG KELAS XII

SMAIT Al-Multazam (23/02/2026). Di bawah rintik hujan pagi hari, suasana khidmat menyelimuti lapangan SMAIT saat pelaksanaan apel pagi dalam rangka pembukaan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) bagi siswa kelas XII. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah guru serta santri kelas X dan XI yang turut memberikan dukungan moril kepada para peserta ujian. Apel pagi secara resmi dibuka oleh Mudir Mahad, K.H. Badrudin, Lc. yang dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan sambutan serta arahan kepada seluruh peserta apel. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama pelaksanaan ujian berlangsung. “Penilaian Sumatif Akhir Tahun bukan hanya menjadi tolok ukur capaian akademik, tetapi juga menjadi ajang pembuktian karakter dan integritas para santri,” ujar Mudir Mahad di hadapan para peserta apel. Beliau juga mengingatkan santri kelas XII untuk mempersiapkan diri dengan maksimal, menjaga kesehatan, serta memanfaatkan waktu ujian dengan sebaik-baiknya. Tak lupa, apresiasi dan doa disampaikan kepada seluruh panitia dan dewan guru yang telah mempersiapkan pelaksanaan PSAJ dengan matang. Kegiatan apel berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Doa penutup menjadi akhir pelaksanaan apel Senin, 23 Februari 2026. Setelah apel selesai, siswa kelas XII diarahkan menuju ruang ujian masing-masing untuk mengikuti mata pelajaran pertama sesuai jadwal yang telah ditetapkan yakni ujian Tahsin Tahfidz Al-Quran. Dengan digelarnya apel pagi ini, diharapkan seluruh rangkaian Penilaian Sumatif Akhir Jenjang  dapat berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan capaian terbaik bagi seluruh siswa kelas XII.

Mediasi (Media Literasi), News, Uncategorized

Gemas, Gerakan Membaca Senyap Serempak Bersama Menggema di Lapangan SMAIT Al-Multazam

SMAIT Al-Multazam (9/02/2026).  Kegiatan Gerakan Membaca Senyap (Gemas) sebagai bagian dari agenda literasi sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan secara serempak di lapangan sekolah dan diikuti oleh seluruh santri bersama dewan guru. Pelaksanaan Gemas berlangsung pada pagi hari sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Seluruh santri membawa buku bacaan masing-masing dan membaca secara senyap selama kurang lebih 15 menit. Jenis bacaan yang dibaca beragam, mulai dari karya sastra, buku pengetahuan, hingga bacaan pengembangan diri. Kegiatan ini menjadi istimewa karena dewan pengajar turut terlibat langsung dengan duduk dan membaca bersama santri. Kebersamaan tersebut diharapkan dapat memberikan teladan serta menumbuhkan motivasi membaca di lingkungan sekolah. Melalui pelaksanaan Gemas, sekolah berkomitmen untuk membangun budaya literasi yang berkelanjutan. Kegiatan membaca senyap ini diharapkan mampu meningkatkan minat baca, konsentrasi belajar, serta membentuk karakter santri yang kritis dan berwawasan luas. Gemas akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya sekolah menciptakan lingkungan belajar yang literat dan berdaya saing.

News, Uncategorized

Menguji Karya, Mengasah Diri Melalui Sidang Munaqosyah Makalah Kelas XII SMAIT Al-Multazam

SMAIT Al-Multazam (20/01/2026). Telah berlangsung sidang munaqosyah makalah bagi siswa kelas XII. Sidang ini menjadi salah satu tahapan penting menjelang akhir kelas XII dan sebagai bentuk evaluasi terhadap karya tulis yang telah disusun oleh santri, sekaligus melatih kesiapan mereka dalam mempertanggungjawabkan hasil pemikiran secara ilmiah. Pelaksanaan sidang munaqosyah berlangsung dengan tertib dan penuh kesungguhan. Setiap santri mempresentasikan makalah di hadapan tim penguji, kemudian menjawab berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan isi, metode, serta kesimpulan yang diangkat dalam tulisan mereka. Proses tanya jawab ini menjadi ajang pembuktian pemahaman siswa terhadap karya yang telah dibuat. Melalui sidang munaqosyah makalah, santri tidak hanya dinilai dari segi tulisan, tetapi juga kemampuan menyampaikan gagasan, ketenangan dalam berbicara, serta sikap ilmiah saat menerima masukan dan kritik. Hal ini diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi yang baik. Tidak hanya itu, sidang munaqosyah makalah memiliki peran penting dalam membentuk karakter akademik siswa kelas XII. Selain sebagai salah satu syarat  kelulusan kelas XII, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga sebelum mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan terlaksananya sidang munaqosyah makalah ini, diharapkan siswa mampu mengambil pelajaran berharga, baik dari proses penyusunan karya maupun dari ujian yang telah dilalui. Kegiatan ini menjadi penutup perjalanan belajar di kelas XII sekaligus awal langkah menuju masa depan yang lebih matang dan bertanggung jawab.

News, Uncategorized

Ayo Kita Mondok! Semangat Siswa Baru Terlihat di Stand Karya Santri

Foto kegiatan PRS memperlihatkan siswa baru berkunjung ke stand Karya Santri yang disiapkan oleh panitia. Dalam kunjungan tersebut, para siswa tampak antusias sambil membawa tulisan bertema motivasi, seperti “Mondok Siapa Takut” dan “Hii Aku Calon Santri Am…”. Tulisan-tulisan tersebut menjadi daya tarik tersendiri sekaligus penyemangat bagi calon santri baru. Momen ini menunjukkan semangat dan rasa bangga siswa baru dalam mengenal dunia pesantren. Dengan senyum dan ekspresi ceria, mereka berinteraksi di sekitar stand karya, melihat hasil kreativitas, serta mengabadikan momen kebersamaan bersama teman-teman. Kegiatan kunjungan ke stand karya ini menjadi bagian dari rangkaian PRS yang bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri dan kecintaan terhadap kehidupan mondok sejak awal. Dari foto yang ada, terlihat bahwa para siswa baru mulai menikmati proses pengenalan pesantren dengan cara yang menyenangkan dan penuh makna.

Artikel, Kegiatan Santri, News, Uncategorized

Great Festival SMAIT Al-Multazam Melalui “Satu Aksi Seribu Inspirasi”

SMAIT Al-Multazam (22/11/2025). Telah diselenggarakan sebuah event besar yakni Great Festival dengan mengusung tema “Satu Aksi Seribu Inspirasi”. Event ini merupakan salah satu kegiatan sekolah yang menggabungkan dua program yakni Green School dan Literasi. Sebagai wadah dan ajang talenta santri, kedua program tersebut mengadakan lomba-lomba, diantanya lomba duta Green School, duta literasi, kriya, dan desain poster digital. Bertempat di lapangan SMAIT Al-Multazam dan dihadiri oleh sejumlah dewan guru serta seluruh santri, Event Great Festival berjalan lancar dan kondusif. Sebagai sebuah kehormatan, acara Great Festival dibuka oleh Ibu kepala sekolah, Ustadzah Nina Herlina, M.Pd. Kemeriahan pun tampak mewarnai acara Great Festival 2025 dengan menyeting lapangan menjadi penuh inspirasi. Karya berjejer rapi, para duta beraksi di hadapan juri membuat suasana pagi begitu penuh inspirasi. Gerakan Satu Aksi Seribu Inspirasi, menjadi tema event Great Festival 2025. “Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, kami percaya bahwa setiap langkah kecil memiliki kekuatan untuk menggerakkan dunia. Dari sebuah kepedulian sederhana, tumbuh sebuah harapan, dan dari satu aksi nyata, lahir seribu inspirasi gemilang. Semangat yang melandasi Gerakan Satu Aksi Seribu Inspirasi adalah sebuah ruang bersama untuk berbuat, berbagi, dan memberi dampak yang berarti.Gerakan ini hadir sebagai panggilan hati untuk menumbuhkan budaya peduli, kreatif, dan kolaboratif diantara santri. Kami meyakini bahwa inspirasi tidak selalu lahir dari hal besar, tetapi justru tumbuh dari tindakan-tindakan kecil yang dilakukan dengan ketulusan. Ketika satu orang bergerak, perubahan dimulai; ketika banyak orang bergerak, perubahan menjadi kekuatan yang tak terbendung. Great Festival melalui Satu Aksi Seribu Inspirasi bukan sekadar slogan—ia adalah gerakan yang mengajak setiap individu santri menjadi sumber cahaya di lingkungan sekolah. Melalui program green school dan literasi SMAIT Al-Multazam, gerakan ini berupaya menanamkan nilai kebaikan, memperkuat kepedulian sosial, serta membangun ekosistem yang mendorong lahirnya ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi sesama. Di samping itu sebagai upaya menumbuhkan kepedulian santri dan kita semua terhadap lingkungan melalui kekuatan literasi. Kami meyakini bahwa membaca tidak hanya membuka jendela dunia, tetapi juga membuka hati untuk menjaga bumi. Karena itu, kegiatan ini dirancang untuk menggabungkan dua hal penting—pengetahuan dan tindakan. Semoga hadirnya gerakan ini menjadi awal dari perjalanan panjang menuju komunitas yang lebih berdaya, lebih peduli, dan lebih menginspirasi. Karena pada akhirnya, perubahan besar selalu dimulai dari satu aksi kecil yang dilakukan bersama-sama.” Pemberian penghargaan kepada para juara menjadi akhir acara great festival 2025 SMAIT Al-Multazam. Salam Literasi….Mari kita membaca, menulis, dan berkarya….!Salam Green School…. Mari kita ciptakan lingkungan hijau, rapi, dan bersih…! @jurnalisweb_smaitam#

Info Akademik, News, Uncategorized

Di Balik Layar Kaca, Santri SMAIT Al-Multazam Duduk Rapi dengan Lembar Ujian Tes Sumatif Akhir Semester (SAS)

SMAIT Al-Multazam (01/12/2025). Suasana pagi itu di ruangan kelas dipenuhi wajah-wajah tegang dan penuh harap. Santri SMAIT Al-Multazam duduk rapi dengan lembar ujian di layar kaca menanti aba-aba dimulainya Tes. Bukan sekadar ujian biasa, Tes Sumatif Akhir Semester telah menjadi gerbang penting bagi santri untuk membuktikan kemampuan berpikir kritis, logika, serta ketajaman analisis mereka. Di balik deretan alat belajar, soal, dan jawaban, tersimpan cerita perjuangan, strategi belajar tanpa lelah, hingga doa yang tak henti dipanjatkan. Bagi sebagian peserta, SAS bukan hanya tentang angka, melainkan perjalanan menuju cita-cita dan masa depan serta evaluasi untuk mempersiapkan diri di semester berikutnya. *timweb_smaitam#

Scroll to Top