SMAIT Al-Multazam

Artikel, Uncategorized

Literasi Menyalakan Cahaya di Tengah Banjir Informasi

“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca rangkaian huruf atau menulis kalimat. Literasi adalah kemampuan seseorang untuk memahami informasi, mengolahnya, berpikir kritis, kemudian menggunakannya secara bijak.” “Literasi bukan hanya tentang membaca buku. Literasi adalah bagaimana kita memahami apa yang kita baca, berpikir terhadap informasi yang kita terima, dan mampu mengambil keputusan dengan tepat.” Kedua kutipan di atas terasa semakin relevan di tengah derasnya arus informasi. Setiap hari, siswa berhadapan dengan berbagai macam berita, unggahan media sosial, video, dan pesan yang datang silih berganti. Tidak sedikit informasi yang sengaja dibuat untuk memengaruhi cara seseorang berpikir. Di sinilah literasi menemukan maknanya. Membaca membuat seseorang mengetahui. Sedangkan, literasi membuat seseorang mampu memahami. Budaya literasi perlu dibangun secara bersama-sama. Sekolah memiliki peran penting untuk menyediakan ruang dan kesempatan bagi siswa agar dekat dengan buku dan berbagai sumber pengetahuan. Namun, kebiasaan membaca tidak akan tumbuh hanya karena adanya program. Ia harus dimulai dari kebiasaan kecil. Seperti membaca beberapa halaman setiap hari, menuliskan kembali apa yang dipahami, bertanya ketika menemukan sesuatu yang belum diketahui, dan berdiskusi serta mencari sumber yang dapat dipercaya untuk kemudian berani menyampaikan gagasan. Dari kebiasaan-kebiasaan sederhana itulah kemampuan berpikir dapat tumbuh. Literasi juga bukan hanya milik siswa yang gemar membaca. Ia adalah kebutuhan semua orang. Seorang guru membutuhkan literasi untuk terus belajar. Seorang siswa membutuhkannya untuk memahami pelajaran dan kehidupan. Orang tua membutuhkannya untuk mendampingi anak. Bahkan masyarakat membutuhkan literasi agar tidak mudah terseret oleh informasi yang belum tentu benar. Buku mungkin hanya benda yang terdiri atas lembaran-lembaran kertas. Namun, di dalamnya tersimpan gagasan, pengalaman, pengetahuan, dan kemungkinan-kemungkinan baru. Satu buku dapat membuka satu jendela. Satu kebiasaan membaca dapat membuka jalan. Dan satu generasi yang memiliki kemampuan literasi yang baik dapat memiliki bekal untuk menghadapi masa depan dengan lebih kritis, kreatif, dan bijaksana. Maka, ketika kegiatan peluncuran literasi berakhir dan suasana kembali seperti biasa, sesungguhnya pekerjaan yang paling penting baru saja dimulai.

Kegiatan Santri, News, Uncategorized

Sosialisasi Kuliah ke Luar Negeri Buka Wawasan Santri tentang Pendidikan Global

SMAIT Al-Multazam (19/09/2026). Kesempatan menempuh pendidikan tinggi di luar negeri semakin terbuka bagi pelajar Indonesia. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam kegiatan sosialisasi kuliah ke luar negeri yang digelar oleh sekolah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh santri SMAiT Al-Multazam. Para santri mendapatkan informasi mengenai berbagai aspek yang perlu dipersiapkan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi mancanegara, mulai dari pemilihan universitas, persyaratan pendaftaran, kemampuan bahasa, beasiswa, hingga persiapan keberangkatan serta biaya Hidupku selama perkuliahan.

Kegiatan Santri, News, Uncategorized

Dari Hening Menjadi Aksi: Literasi SMAIT Al-Multazam dalam Gerakan Membaca Senyap (Gemas)

SMAIT Al- Multazam (5/09/2026). Gerakan membaca senyap atau Gemas kembali menggema di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya literasi santri. Pekan pertama September menjadi awal pelaksanaan Gemas santri SMAIT Al-Multazam. Kegiatan ini merupakan program literasi pekanan yang akan secara rutin dilaksanakan. Tentunya Gemas tidak hanya berfokus pada aktivitas membaca buku secara mandiri, tetapi juga dilanjutkan dengan sesi penyampaian refleksi langsung oleh santri di depan teman-teman mereka. Pelaksanaan kegiatan ini dirancang tim literasi sekolah untuk melatih fokus sekaligus mengasah kemampuan komunikasi publik santri.  Kepala sekolah beserta sejumlah dewan guru mengapresiasi antusiasme yang ditunjukkan oleh para siswa. Melalui program ini, kemampuan berpikir kritis anak-anak terasah karena mereka dituntut untuk tidak sekadar membaca, melainkan memahami dan menyarikan esensi dari bacaan tersebut ke dalam kalimat yang runtut. Kegiatan literasi ini diharapkan terus konsisten berjalan dan menjadi kebiasaan positif yang melekat pada diri setiap santri, bahwa, membaca bukan lagi sebuah kewajiban akademis, melainkan kebutuhan sehari-hari yang menyenangkan.

Mediasi (Media Literasi), Uncategorized

Membanggakan! Karya Resensi Buku Santri SMAIT Al-Multazam Masuk 50 Besar

SMAIT Al-Multazam (25/08/2026). Kabar membanggakan kembali datang dari SMAIT Al-Multazam. Karya resensi buku yang ditulis oleh Amina Dissa El Thufa, santri kelas X berhasil masuk dalam 50 besar karya terbaik resensi buku jenjang SMA,. Prestasi ini diraih dalam Ajang Kompetisi atau Lomba Pembuatan Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan yang diselenggarakan oleh Dispusipda Jawa Barat dan diikuti oleh pelajar SMA sederajat dari berbagai daerah di Jawa Barat. Melalui karya berjudul “Menjelajah Sarat Makna pada Harapan Cinta Hello-Tere Liye ”, Amina Dissa atau kerap dipanggil Dissa menunjukkan kemampuan dalam memahami isi buku, menyampaikan pandangan secara kritis, serta mengemasnya menjadi tulisan yang menarik. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi SMAIT Al-Multazam sekaligus bukti bahwa budaya membaca dan menulis dapat melahirkan prestasi di berbagai ajang kompetisi. Selamat dan sukses untuk Amina Dissa El Thufa! Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan menginspirasi siswa lainnya.

Mediasi (Media Literasi), Uncategorized

Pena Santri Menembus Batas, Sukses Masuk 20 Besar Finalis Cerpen Terbaik Kemendikdasmen Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

SMAIT Al-Multazam (24/06/2026). Melalui ajang Kompetisi Literasi Nasional, kembali santri SMAIT Al-Multazam menorehkan kabar membanggakan. Siti Maemunah kelas XII, berhasil masuk dalam 20 finalis cerpen terbaik Anugerah Literasi ORBIT Edutech. Prestasi tersebut  menjadi bukti bahwa santri selain aktif dalam kegiatan keagamaan dan pembelajaran di lingkungan pesantren, pun juga mampu mengembangkan potensi di bidang literasi dan kepenulisan. Dalam lomba tersebut, Siti Maemunah yang akrab dengan sebutan Mae, mengikutsertakan karya cerpennya berjudul “Gema Napas yang Menemukan Jalannya”. Cerpen tersebut berhasil menarik perhatian dewan juri dan mengantarkan karyanya masuk dalam jajaran 20 cerpen terbaik dari berbagai peserta yang mengikuti kompetisi. “Titik balik perlahan merayap naik ketika Rania menginjak kelas sembilan. Di atas reruntuhan trauma, rasa sakit, dan ketakutan yang masih membekas di ingatan, ia mencoba menyalakan kembali sebersit cahaya kecil di dalam dada: Rania memberanikan diri untuk menulis. Ia mulai memuntahkan segala sesak di kepala, kepedihan masa lalu, dan keheningan emosional ke dalam bait-bait kalimat yang jujur. Dan ajaibnya, untuk pertama kalinya dalam hidup, sebuah karya tulis Rania berhasil lolos kurasi dan diterbitkan di dalam sebuah buku antologi sekolah. Meski kecil dan sederhana di mata orang lain, itu adalah bukti nyata bahwa suaranya dan jiwanya belum sepenuhnya padam dan ia masih memiliki tempat di dunia ini.” Kutipan cerpen di atas, membukatikan bahwa bagi Mae, menulis bukan sekadar menuangkan kata-kata di atas kertas. Melalui cerita, ia dapat menyampaikan gagasan, pengalaman, serta pesan positif kepada para pembaca. Kesempatan mengikuti Kompetisi Anugerah Literasi Nasional ini juga menjadi pengalaman berharga untuk terus belajar dan mengasah kemampuan menulis. “Menjadi finalis bukanlah akhir, tetapi langkah awal untuk terus belajar dan menghasilkan karya yang lebih baik,” demikian semangat yang ingin terus ditanamkan dalam budaya literasi di lingkungan [SMAIT Al-Multazam]. Selamat kepada Siti Maemunah atas pencapaiannya. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya, menginspirasi, dan membawa nama baik sekolah/pondok di berbagai ajang berikutnya. Santri berkarya, santri menginspirasi!

Ekstrakurikuler, Kegiatan Santri, Uncategorized

Kenal Lebih Dekat, Temukan Minat:  Satu Langkah Menuju Prestasi Melalui Ekstrakurikuler

SMAIT Al-Multazam (2/08/2026). Belum lama ini sekolah menggelar kegiatan pengenalan dan promosi ekstrakurikuler sebagai upaya memberikan informasi kepada seluruh santri mengenai berbagai kegiatan yang dapat diikuti di luar jam pembelajaran. Kegiatan ini menjadi momen bagi santri untuk mengenal lebih dekat setiap ekstrakurikuler beserta program, aktivitas, dan prestasi yang telah diraih. Melalui kegiatan ini, setiap ekstrakurikuler menampilkan identitas dan ciri khasnya masing-masing. Berbagai penampilan, demonstrasi, pameran karya, hingga sesi berbagi pengalaman dari anggota menjadi daya tarik yang memberikan gambaran nyata tentang aktivitas yang dilakukan di setiap ekstrakurikuler.  Tidak hanya bertujuan mengajak siswa bergabung, kegiatan ini juga membantu peserta didik menemukan wadah yang sesuai dengan minat, bakat, dan potensi yang dimiliki. Dengan mengenal berbagai pilihan yang tersedia, siswa dapat menentukan ekstrakurikuler yang paling sesuai untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menambah pengalaman selama bersekolah. Ekstrakurikuler merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Melalui berbagai kegiatan, siswa belajar bekerja sama, berkomunikasi, bertanggung jawab, serta meningkatkan rasa percaya diri. Selain itu, berbagai kompetisi dan kegiatan di luar sekolah menjadi kesempatan untuk mengukir prestasi sekaligus membawa nama baik sekolah. Diharapkan, kegiatan pengenalan dan promosi ekstrakurikuler ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas kepada seluruh peserta didik mengenai manfaat mengikuti kegiatan nonakademik. Dengan memilih ekstrakurikuler yang sesuai, setiap siswa memiliki kesempatan untuk berkembang, berkarya, dan meraih prestasi sesuai bidang yang diminatinya. Mari kenali setiap ekstrakurikuler, temukan bakat terbaikmu, dan jadilah bagian dari komunitas yang akan menemani perjalanan belajarmu di Pondok Pesantren Terpadu Al- Multazam karena setiap potensi berhak untuk tumbuh dan setiap siswa memiliki kesempatan untuk bersinar.

News, Uncategorized

Apresiasi Prestasi Santri, Sekolah Beri Penghargaan bagi Juara Kelas, Juara Lomba, dan Talenta Inspiratif

SMAIT Al-Multazam (27/06/2026). Suasana penuh semangat mewarnai pelaksanaan apel pagi hari Senin di lapangan sekolah. Usai apel, sekolah memberikan apresiasi kepada para santri yang berhasil menorehkan prestasi di berbagai bidang sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras, dedikasi, dan semangat belajar yang telah mereka tunjukkan. Penghargaan diberikan kepada santri peraih juara kelas, juara berbagai perlombaan, juara karya digital, Juara Kelas Inspiratif, serta santri terbaik dalam pelaksanaan Matrikulasi Matematika dan Cerdas Cermat Matematika. Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menumbuhkan budaya berprestasi sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh santri untuk terus mengembangkan potensi terbaiknya. Prestasi yang diraih para santri merupakan hasil dari proses belajar disiplin, konsisten, dan penuh semangat. Melalui pemberian apresiasi ini, sekolah ingin menanamkan bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan memperoleh penghargaan yang layak. Penghargaan bagi peserta terbaik Matrikulasi Matematika menjadi bentuk apresiasi atas kesungguhan santri dalam memperkuat kemampuan numerasi sebagai bekal menghadapi pembelajaran di jenjang berikutnya. Sementara itu, penghargaan Cerdas Cermat Matematika diberikan kepada santri yang mampu mengomunikasikan konsep matematika secara kreatif, menarik, dan mudah dipahami, sehingga menunjukkan bahwa matematika tidak hanya dipahami melalui perhitungan, tetapi juga melalui kemampuan berpikir kritis dan komunikasi yang baik. Selain menjadi bentuk penghormatan kepada para penerima penghargaan, kegiatan ini diharapkan mampu menginspirasi seluruh santri untuk terus meningkatkan prestasi, berkompetisi secara sehat, serta berani mengeksplorasi potensi diri di bidang akademik, nonakademik, maupun kreativitas digital. Sekolah meyakini bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari capaian akademik semata, tetapi juga dari karakter, kreativitas, inovasi, kepemimpinan, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang. Oleh karena itu, budaya apresiasi akan terus menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.

News, Uncategorized

Apel Pagi Jadi Momentum Penguatan Karakter, Kepala Sekolah Bagikan Tiga Kunci Membangun Disiplin 

SMAIT Al-Multazam (27/07/2026. Seluruh santri, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan apel pagi yang dilaksanakan di lapangan sekolah pada Senin pagi. Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Sekolah, Ustadzah Nina Herlina, M.Pd. memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh santri agar terus meningkatkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Dalam amanatnya, Ibu Kepala Sekolah menegaskan bahwa disiplin merupakan salah satu kunci utama untuk meraih keberhasilan. Menurutnya, kebiasaan disiplin harus dibangun sejak dini melalui tindakan-tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Beliau menyampaikan tiga tips agar siswa menjadi pribadi yang lebih disiplin. Pertama, memperbaiki sikap. Santri diharapkan memiliki sikap yang santun, bertanggung jawab, menghormati guru dan orang tua, serta mematuhi tata tertib sekolah. Sikap yang baik akan mencerminkan karakter positif dan menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat. Kedua, memanajemen waktu. Ibu Kepala Sekolah mengajak seluruh santri untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, datang ke sekolah tepat waktu, menyelesaikan tugas sesuai jadwal, serta membiasakan diri membuat perencanaan kegiatan agar lebih produktif. Ketiga, mengisi akal pikiran dengan ilmu. Beliau mengingatkan bahwa santri hendaknya memperbanyak membaca, belajar, dan mencari pengetahuan yang bermanfaat. Dengan ilmu, seseorang akan memiliki wawasan yang luas dan mampu mengambil keputusan secara bijaksana. Di akhir amanatnya, Ibu Kepala Sekolah berharap seluruh santri dapat menerapkan ketiga tips tersebut dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta budaya disiplin yang menjadi karakter warga sekolah. Kegiatan apel pagi berlangsung dengan tertib, khidmat, dan diakhiri dengan doa bersama.

News, Uncategorized

Senam Pagi Rutin Pekan Keempat: Wujud Komitmen Sekolah Menciptakan Generasi Sehat

SMAIT Al-Multazam (26/07/2026). Dalam rangka menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, sekolah melaksanakan Program Senam Pagi Rutin Pekan Keempat Setiap Bulan. Hal tersebut sebagai upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat, aktif, dan penuh semangat sekaligus mempererat kebersamaan seluruh warga sekolah. Pelaksanaan senam pagi diikuti oleh seluruh dewan guru, tenaga kependidikan, dan santri dengan penuh antusias. Kegiatan berlangsung di lapangan SMAIT dalam suasana yang meriah dan penuh semangat. Dipimpin oleh instruktur senam, pelaksanaan senam lebih menarik dan gerakannya sesuai dengan kaidah olahraga. Iringan musik lagu-lagu nusantara menambah suasana semakin semangat.  Di samping iringan musik yang energik bernuansa Nusantara, gerakan pun mudah diikuti. Seluruh peserta berpartisipasi secara aktif sehingga kegiatan berlangsung dengan tertib, menyenangkan, dan bermanfaat. Melalui program senam pagi rutin ini, sekolah berharap dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran fisik, serta membangun semangat kebersamaan di antara seluruh warga sekolah.  Diharapkan kegiatan ini dapat terus menjadi budaya positif yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat, produktif, dan berkarakter.

News, Uncategorized

Unboxing dan Sosialisasi SOP Penggunaan Alat Belajar: Langkah Awal Menuju Pembelajaran Digital

SMAIT Al-Multazam (26/07/2026). Belum lama ini sekolah menyelenggarakan agenda Unboxing IPAD sekaligus Sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Penggunaan Alat Belajar yang diikuti oleh seluruh santri kelas X. Dipandu oleh Ustad Eko Budi Prasetyo, S.Pd., kegiatan unboxing berjalan kondusif.  Hadir dalam kegiatan Ibu Kepala Sekolah, Ustadzah Nina Herlina, M.Pd. yang memberikan penguatan serta arahan terkai  pemanfaatan teknologi secara bijak sebagai sarana menuntut ilmu. Selanjutnya, Ustad Ahmad MulpoM yana, S.Pd. selaku Penanggungjawab tim SCR memaparkan aturan dan mekanisme Program Smart Classroom. Agenda unboxing ini khusus diperuntukkan bagi santri baru Al-Multazam yang membeli perangkat melalui pondok. Proses pembukaan perangkat dilakukan bersama-sama untuk memastikan setiap iPad: ✅ Masih tersegel dan terjamin keasliannya. ✅ Memiliki kondisi fisik yang mulus tanpa cacat. ✅ Kelengkapan isi dalam box sesuai standar. Sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga amanah penggunaan perangkat belajar, kegiatan juga dilanjutkan dengan penandatanganan Kesepakatan SOP Penggunaan Alat Belajar. Penandatanganan dimulai oleh Ketua Angkatan sebagai perwakilan santri dan PJ Smart Classroom, serta disaksikan langsung oleh Ibu Kepala SMAIT Al-Multazam dan Wakil Ketua Angkatan. Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, perangkat kembali dikumpulkan untuk dilakukan pengaturan sistem, instalasi aplikasi, serta konfigurasi Smart Classroom oleh Tim SCR agar siap digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Semoga setiap perangkat yang diterima menjadi wasilah lahirnya generasi pembelajar yang berilmu, beradab, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi.

PRS 2027/2028


DAFTAR SEKARANG
Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam Membuka Pendaftaran Santri Baru 
Daftar Sekarang Quota Terbatas

 

This will close in 20 seconds

Scroll to Top