SMAIT Al-Multazam

Info Akademik

Info Akademik, News, Uncategorized

Hari ke-8 Ujian Seni Budaya, Buat Mereka Terpana

SMAIT Al-Multazam (5/03/2026). Hari-hari Ujian kelas XII akan segera berakhir. Seni dan budaya menjadi mata pelajaran yang paling dinanti saat ujian karena mata pelajaran ini jadi hiburan untuk pikiran yang mungkin terasa penat oleh soal-soal serius.  Seni dan Budaya kali ini tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi juga melatih kreativitas dan kemampuan apresiasi peserta terhadap seni. Tidak hanya itu, beberapa soal juga mengajak santri untuk memberikan pendapat atau analisis sederhana tentang sebuah karya seni. Mereka bisa menuliskan kesan atau pesan yang tertangkap dari karya yang ditampilkan. Hal ini membuat ujian Seni Budaya terasa lebih bebas dan kreatif.

Info Akademik, News, Uncategorized

Ujian di Tengah Ramadan dan Cuaca Sendu

SMAIT Al-Multazam (3/3/2026). Bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda di lingkungan pesantren. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema lebih lama, langkah kaki menuju masjid semakin sering terdengar, dan waktu terasa berjalan dalam irama yang lebih khusyuk. Namun, bagi santri kelas XII, Ramadan kali ini bukan hanya tentang ibadah dan pengendalian diri. Ia juga menjadi medan perjuangan terakhir sebelum kelulusan: Asesment Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ). Di tengah langit yang sering diselimuti mendung, suasana pesantren terasa semakin sendu. Awan kelabu menggantung rendah seolah menjadi metafora beban pikiran yang dipikul para santri. Puasa bukan alasan untuk menyerah. Justru dalam keadaan lapar dan haus, mereka belajar tentang makna ketahanan yang sesungguhnya. Energi yang terbatas menuntut mereka untuk mengatur waktu dengan lebih bijak. Siang hari selepas pelajaran, kantuk sering datang menyerang. Angin sejuk yang bertiup dari langit mendung membuat mata semakin berat. Namun lembar demi lembar soal ujian tetap mereka kerjakan. Suasana ruang kelas pun berbeda. Tidak ada suara gaduh, hanya gesekan pena dan helaan napas pelan. Wajah-wajah tampak lebih serius dari biasanya. Sesekali terdengar suara rintik hujan di atap, mempertegas keheningan. Mendung di luar jendela seakan menguji fokus dan keteguhan hati. Namun di balik semua itu, ada kekuatan yang tak kasat mata. Ramadan menghadirkan ketenangan batin. Doa-doa dipanjatkan lebih khusyuk. Mendung memang sering menaungi hari-hari ujian, tetapi justru dari situlah lahir keteguhan. Seperti langit yang akhirnya akan kembali cerah, perjuangan ini pun akan mencapai titik terang. Ujian sekolah akan usai, Ramadan akan meninggalkan kenangan, dan para santri kelas XII akan melangkah ke babak kehidupan berikutnya dengan bekal ilmu, disiplin, dan kesabaran yang telah ditempa. Perjuangan mereka bukan hanya tentang nilai di atas kertas. Ia adalah kisah tentang ketahanan jiwa, tentang harapan yang tidak padam meski langit tampak kelabu. Di antara doa dan mendung, para santri belajar bahwa kesuksesan bukan hanya hasil dari kecerdasan, tetapi juga dari kesabaran dan keyakinan.

Info Akademik, News, Uncategorized

ASAJ: Dari Ruang Ujian Menuju Cita-Cita

SMAIT Al-Multazam (25/02/2026). Suasana sekolah tampak berbeda dari biasanya. Lorong sekolah yang umumnya dipenuhi canda dan tawa berubah menjadi lebih tenang. Santri kelas XII melangkah dengan penuh kesiapan. Buku ditangan untuk dibaca, catatan materi untuk kembali dipelajari dan dipahami.  Tidak lupa doa dalam pelaksanaan Shalat Duha bersama mereka panjatkan penuh khusuk. Hari itu menjadi momen penting: dimulainya Asesment Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ). Bagi santri kelas XII, ASAJ bukan sekadar ujian akademik. Ujian ini menjadi penutup perjalanan tiga tahun di bangku SMA sekaligus penentu langkah berikutnya. Berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari, mulai dari mengikuti bimbingan tambahan, membentuk kelompok belajar, hingga saling memberi dukungan untuk menjaga semangat.  “Rasanya campur aduk, tegang tapi juga lega karena ini tahap terakhir,” ungkap salah satu santri kelas XII. Pelaksanaan ASAJ dipersiapkan secara matang oleh pihak sekolah. Penyusunan jadwal, kesiapan ruang ujian, hingga pengawasan dilakukan dengan tertib demi memastikan ujian berjalan lancar, jujur, dan kondusif. Sekolah memandang ASAJ bukan hanya sebagai evaluasi hasil belajar, tetapi juga sebagai refleksi pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab seluruh santri. Di sela-sela ujian, suasana kebersamaan tetap terasa. Santri saling menyemangati sebelum memasuki ruang ujian dan berbagi cerita setelahnya. Momen-momen sederhana ini menjadi kenangan berharga menjelang akhir masa sekolah mereka. Kini, setelah lembar jawaban terakhir dikumpulkan, rasa lega mulai menyelimuti. Namun lebih dari itu, tersimpan harapan besar akan hasil terbaik dan kelulusan yang membanggakan. Asesment Sumatif Akhir Jenjang mungkin menjadi akhir dari satu fase perjalanan. Namun bagi santri kelas XII SMAIT Al-Multazam, ini adalah awal dari langkah baru menuju masa depan yang lebih luas, membawa keyakinan bahwa setiap usaha yang dilakukan tidak pernah sia-sia.

Info Akademik, Uncategorized

Prestasi Membanggakan, Sekolah Beri Penghargaan untuk Siswa Terbaik

SMAIT Al-Multazam (12/01/20226) dalam Apel pagi. Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan dedikasi siswa, sekolah memberikan apresiasi kepada para siswa berprestasi yang berhasil meraih berbagai pencapaian akademik maupun nonakademik. Apresiasi ini diberikan kepada juara kelas, juara boarding juara umum gabungan antara juara kelas dan boarding serta juara lomba. Apresiasi ini tentunya diberikan kepada santri yang telah menunjukkan prestasi membanggakan selama satu semester ganjil. Kegiatan pemberian apresiasi berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Para siswa yang menerima penghargaan tampak antusias dan bangga saat nama mereka dipanggil satu per satu. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa usaha, kedisiplinan, dan ketekunan yang dilakukan selama ini membuahkan hasil yang baik. Juara kelas dan juara umum diberikan kepada siswa yang berhasil menunjukkan konsistensi prestasi akademik serta sikap positif dalam proses pembelajaran. Sementara itu, apresiasi juara lomba diberikan kepada siswa yang telah mengharumkan nama sekolah melalui berbagai kompetisi, baik di tingkat internal maupun eksternal. Adapun juara boarding diberikan kepada siswa yang dinilai unggul dalam kedisiplinan, kemandirian, serta sikap teladan selama menjalani kehidupan di asrama. “Pemberian apresiasi ini tidak hanya menjadi bentuk penghargaan semata, tetapi juga mampu memotivasi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri. Prestasi tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari karakter, sikap, dan kontribusi positif dalam lingkungan sekolah”, Ujar Ibu Kepala Sekolah, Ustadzah Nina Herlina, M.Pd. dalam sambutannya. Melalui pemberian apresiasi terhadap santri berprestasi dalam pelaksanaan apel pagi, Senin, 12 Januari 2026 ini, sekolah berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang mendukung lahirnya generasi Qurani, Berprestasi, Berakhlak Mulia, dan Terampil Berbahasa serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Info Akademik, Uncategorized

Ayo Kita Mondok! Semangat Siswa Baru Terlihat di Stand Karya PRS

Foto kegiatan PRS memperlihatkan siswa baru berkunjung ke stand Karya Santri yang disiapkan oleh panitia. Dalam kunjungan tersebut, para siswa tampak antusias sambil membawa tulisan bertema motivasi, seperti “Mondok Siapa Takut” dan “Hii Aku Calon Santri Am…”. Tulisan-tulisan tersebut menjadi daya tarik tersendiri sekaligus penyemangat bagi calon santri baru. Momen ini menunjukkan semangat dan rasa bangga siswa baru dalam mengenal dunia pesantren. Dengan senyum dan ekspresi ceria, mereka berinteraksi di sekitar stand karya, melihat hasil kreativitas, serta mengabadikan momen kebersamaan bersama teman-teman. Kegiatan kunjungan ke stand karya ini menjadi bagian dari rangkaian PRS yang bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri dan kecintaan terhadap kehidupan mondok sejak awal. Dari foto yang ada, terlihat bahwa para siswa baru mulai menikmati proses pengenalan pesantren dengan cara yang menyenangkan dan penuh makna.

Info Akademik, News, Uncategorized

Di Balik Layar Kaca, Santri SMAIT Al-Multazam Duduk Rapi dengan Lembar Ujian Tes Sumatif Akhir Semester (SAS)

SMAIT Al-Multazam (01/12/2025). Suasana pagi itu di ruangan kelas dipenuhi wajah-wajah tegang dan penuh harap. Santri SMAIT Al-Multazam duduk rapi dengan lembar ujian di layar kaca menanti aba-aba dimulainya Tes. Bukan sekadar ujian biasa, Tes Sumatif Akhir Semester telah menjadi gerbang penting bagi santri untuk membuktikan kemampuan berpikir kritis, logika, serta ketajaman analisis mereka. Di balik deretan alat belajar, soal, dan jawaban, tersimpan cerita perjuangan, strategi belajar tanpa lelah, hingga doa yang tak henti dipanjatkan. Bagi sebagian peserta, SAS bukan hanya tentang angka, melainkan perjalanan menuju cita-cita dan masa depan serta evaluasi untuk mempersiapkan diri di semester berikutnya. *timweb_smaitam#

Info Akademik, Uncategorized

Lebih dari Sekadar Angka: Makna Sumatif Tengah Semester Matematika (SMAIT Al-Multazam Juara)

Ujian Tengah Semester bukan hanya tentang siapa yang mendapatkan nilai tertinggi, atau siapa yang paling cepat menyelesaikan soal. Bagi seorang guru matematika, STS adalah cermin—yang memantulkan proses belajar siswa selama ini, sekaligus mengajarkan nilai-nilai yang sering kali tidak tertulis di lembaran kertas ujian. Ia bukan sekadar soal benar atau salah. Ia adalah refleksi dari proses belajar, konsistensi latihan, serta cara menghadapi tekanan dan menyelesaikan masalah Matematika sering dianggap sulit. Tapi justru dari situlah pelajaran berharga dimulai. Matematika mengajarkan tentang ketekunan. Ia mengajak untuk berpikir sistematis, melatih logika, dan tidak cepat menyerah ketika jawaban pertama salah. STS hadir bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk menjadi titik jeda sejauh mana pemahaman sudah terbentuk. Mana konsep yang sudah dikuasai, dan mana yang perlu diulang kembali. Bagi guru, ini bukan soal nilai semata, tapi bagaimana guru bisa membantu siswa bertumbuh dan yang paling penting, semua siswa harus tahu: nilai ujian bukan ukuran akhir dari kecerdasan, melainkan yang jauh lebih penting adalah bagaimana semua siswa belajar, berusaha, dan bangkit lagi ketika gagal. Sama hal dalam hidup—yang terpenting bukan hanya hasil akhirnya, melainkan proses untuk sampai ke sana. “Ujian matematika bukan hanya menguji kemampuan berhitung, tetapi juga membentuk karakter dan ketangguhan mental para santri”

Info Akademik, Uncategorized

Suasana Sekolah Berubah, Tanda STS Telah Tiba (SMAIT Al-Multazam Juara)

Ujian bukan sekadar rangkaian soal di dalam layar, melainkan sebuah proses pembuktian diri — tentang ketekunan, kejujuran, dan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan. Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang, ujian hadir sebagai momentum penting untuk menilai hasil belajar sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas dan tanggung jawab. Pelaksanaan ujian di sekolah bukan hanya menjadi tolak ukur akademis, tetapi juga mencerminkan budaya belajar dan semangat juang para peserta didik. Di sinilah setiap usaha yang telah ditempuh — dari pagi hingga malam, dari belajar sendiri hingga bimbingan bersama — diuji dalam bentuk nyata yakni Sumatif Tengah Semester. Dengan penuh semangat dan kedisiplinan, para santri SMAIT Al- Multazam hari ini memasuki salah satu fase penting dalam perjalanan pendidikan mereka: Sumatif Tengah Semester (STS). Seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, staf, hingga para santri, bersatu demi menciptakan suasana ujian yang tertib, lancar, dan bermakna.

Info Akademik, Uncategorized

Sebelum Soal Dikerjakan, Hati Dikuatkan, Mental dan Karakter Disiapkan— Apel Pagi Penuh Makna di Hari Ujian (SMAIT Al-Multazam Juara)

SMAIT Al-Multazam (29/09/2025). Hari ini, kita berkumpul dalam apel pagi yang istimewa, sebagai langkah awal menjemput hari-hari penuh tantangan — yaitu pelaksanaan ujian sekolah Sumatif Tengah Semester. Ujian sekolah Ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi sebuah momen penting untuk mengukur sejauh mana usaha, kerja keras, dan kedisiplinan yang telah tertanam selama ini. Ujian bukanlah hal yang harus ditakuti. Ia adalah cermin, yang memantulkan seberapa besar kesungguhan dalam menjalani proses pembelajarn. Ia adalah jembatan, yang menghubungkan antara proses belajar hari ini dan masa depan yang diimpikan. Maka, hadapilah ujian ini bukan dengan rasa cemas, tetapi dengan semangat dan tekad yang kuat. Ingatlah, keberhasilan bukan milik mereka yang hanya pintar, tetapi milik mereka yang mau berusaha lebih keras, lebih sabar, dan pantang menyerah. Jangan takut salah, serius dan tetap tersenyum, jangan takut gagal — yang penting adalah berani mencoba dan terus memperbaiki diri. “Mari kita songsong ujian ini dengan persiapan yang matang, doa yang dipanjatkan dengan hati tenang, suasana senang penuh semangat dan sabar serta pikiran yang positif. Percayalah, setiap tetes keringat dan doa yang dipanjatkan, tidak akan pernah sia-sia.” Semangat menempuh ujian, semangat menjemput masa depan!

Scroll to Top