PELATIHAN WEBSITE SMAIT AL-MULTAZAM
Telah dilaksanakan pelatihan website di SMAIT Al-Multazam …
Telah dilaksanakan pelatihan website di SMAIT Al-Multazam …
Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam (27/08/2025). Hari pertama Makan Bergizi Gratis (MBG) dinikmati oleh seluruh santri dan para Ibu menyusui. Kehebohan terjadi dan Cerita mereka tentang MBG menjadi pusat perhatian. Bahkan beberapa diantara mereka memberikan testimoni penilaian terkait makan gratis ini. “Enak dan pokoknya seneng banget akhirnya merasakana MGB”
Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam (27/08/2025). Hari pertama Makan Bergizi Gratis (MBG) dinikmati oleh seluruh santri dan para Ibu menyusui. Kehebohan terjadi dan Cerita mereka tentang MBG menjadi pusat perhatian. Bahkan beberapa diantara mereka memberikan testimoni penilaian terkait makan gratis ini. “Enak dan pokoknya seneng banget akhirnya merasakana MGB”
SMAIT Al-Multazam (26/08/2025). Setiap impian membutuhkan perjuangan. Setiap cita cita membutuhkan cara tuk menggapainya. Di balik tawa bahagia santri yang berhasil lolos ke perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, tersimpan cerita tentang tekad yang tak pernah padam, semangat membara tanpa lelah. Malam-malam sepi panjang penuh belajar dan keyakinan yang terus dijaga meski sempat diragukan. Mereka adalah bukti nyata bahwa siapa pun bisa meraih cita-citanya, asalkan mau berusaha dan tidak mudah menyerah. Kisah ini bukan hanya tentang keberhasilan, tapi juga tentang semangat pantang menyerah yang patut diteladani oleh siapa pun yang sedang berjuang mengejar mimpinya.
SMAIT Al-Multazam (25/08/2025). Di setiap jenjang pendidikan, peran wali kelas menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh. Tak hanya sebagai penghubung antara sekolah dan orang tua, wali kelas juga bertindak sebagai pemandu dan motivator yang membantu siswa melewati berbagai tantangan akademik maupun sosial. Pertemuan ini bukan sekadar acara rutin, melainkan ajang penting untuk mempererat komunikasi, menyamakan persepsi, serta menyusun langkah-langkah strategis demi mendukung perkembangan siswa. Melalui dialog yang terbuka dan kolaboratif, wali kelas dan santri dapat bersama-sama membangun ikatan yang kuat dan positif, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan.
Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, kekuatan berbagi pengalaman dan praktik terbaik menjadi kunci untuk menciptakan perubahan nyata di ruang-ruang kelas. Ketika seorang pendidik tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga terbuka untuk berbagi dan menginspirasi rekan sejawat, di situlah terjadi pengimbasan yang sesungguhnya—sebuah proses alami di mana ilmu, nilai, dan semangat belajar menular dari satu individu ke individu lain. Pembelajaran mendalam tidak lagi menjadi milik satu guru atau satu sekolah saja, melainkan menjadi gerakan kolektif yang mendorong transformasi pendidikan dari akar rumput. Di balik setiap guru hebat, ada semangat untuk terus belajar dan berbagi. Di ruang-ruang kelas yang mungkin tampak biasa, sesungguhnya berlangsung perubahan luar biasa—ketika pengalaman, pengetahuan, dan inovasi dibagikan untuk menginspirasi sesama pendidik. Inilah semangat yang menggerakkan pengimbasan pembelajaran mendalam: sebuah gerakan yang tak hanya menularkan praktik baik, tetapi juga menumbuhkan ekosistem pendidikan yang kolaboratif dan berkelanjutan. Melalui kisah-kisah nyata para guru yang terlibat, kisah inspiratif dan inisiatif pengimbasan yang lahir dari semangat kolaborasi ini mengangkat bagaimana kekuatan berbagi mampu menjadi jembatan perubahan yang lebih bermakna, menyentuh hati, dan membangkitkan semangat transformasi di dunia pendidikan.
SMAIT Al-Multazam (19/08/2025). Kembali Santri Kelas XII mulai disibukkan dengan pelaksanaan bimbingan belajar. Kesibukan ini tentunya untuk mempersiapkan Santri Kelas XII dalam ujian terkhusus Test Kemampuan Akademik November mendatang. Kesiapan kelas XII menghadapi Test Kemampuan Akademik atau lebih dikenal TKA tampak terlihat dari tingkat kehadiran bimbel di kelas. Tampak bangku bangku berderet diisi oleh santri. Hausnya mereka akan ilmu membuat mereka menyimak saksama materi yang disampikan. Mengerjakan soal serta menyimak penjelasan para guru terkait materi dan pembahasan soal menjadikan mereka semakin fokus dan bersemangat mencari tahu akan materi bimbel yang dijelaskan. TKA bukan hal yang ditakutkan, melainkan suatu pengalaman baru bagi Santri Kelas XII.
SMAIT Al-Multazam (20/07/2025). Ahad bukan berarti free, tetapi Ahad bagi santri SMAIT Al-Multazam tetap semangat belajar. Dalam rangka mengetahui kompetensi santri baru di kelas X, SMAIT Al-Multazam menggelar test psikotes. Hal tersebut dilaksanakan sebagai langkah awal para santri sebelum naik jenjang guna mempersiapkan diri jelang mengenyam pendidikan di SMA. Dihadiri oleh sejumlah santri dan dilaksanakan di dalam kelas, pelaksanaan test psikotes berjalan lanjar tanpa kendala. Hari libur bukanlah alasan untuk santri tidak mengikuti test psikotes, mereka dengan semangat dan antusias melaksanakan test dengan fokus serta serius. Para pengawas dari tim psikolog membagikan soal kepada masing-masing santri untuk dikerjakan dalam waktu 2 sampai 3 jam. Melalui pengawasan tim psikolog, test psikotes santri kelas X terlihat kondusif. Adapun aspek psikologi yang menjadi bahan test adalah aspek kepribadian, kemampuan kognitif, dan motivasi diri setiap santri. “Psikotes menjadi satu keharusan dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja untuk mengetahui kompetensi dan kesiapan seseorang ketika dia naik jenjang atau naik jabatan.” Ujar salah satu tim psikolog menguatkan.
SMAIT Al-Multazam (19/07/2025). Dalam rangka mengukur berbagai aspek psikologi seperti kepribadian, kemampuan kognitif, dan motivasi masing-masing individu, SMAIT melalui guru bimbingan konseling dan para psikolog melaksanakan psikotes untuk santri kelas XII. Tes psikotes ini dilakukan untuk membantu individu dalam pemahaman diri, pengambilan keputusan, dan pengembangan potensi sehingga dapat dengan tepat menempatkan seseorang pada posisi yang tepat berdasarkan potensi diri. Begitu pun dengan santri kelas XII yang akan mengenyam pendidikan lebih lanjut setelah lulus nanti, bahwa dengan mengikuti test psikotes maka penempatan atau pemilihan jurusan nanti di bangku kuliah lebih mudah diarahkan dan disesuaikan dengan kompetensi yang dimiliki. Bertempat di masing-masing kelas yakni mulai kelas XII 1 sampai XII 5 serta diawasi oleh para pengawas tim psikologi, test psikologi santri kelas XII berjalan lancar dan kondusif. Dengan menghabiskan waktu kurang lebih 3 jam dalam pengerjaan soal test psikotest, membuat santri sedikit lelah karena harus berpikir keras ketika menjawab soal-soal yang bernalar tinggi atau hots. “Melalui test psikotes ini diharapkan santri kelas XII lebih siap dan mengenal potensi masing-masing sebagai cara untuk memotivasi diri dalam mengenyam pendidikan lebih lanjut”, ungkap Ustadzah Dedeh Hamidawati, S.Psi. Selaku guru bimbingan konseling SMAIT Al- Multazam.
SMAIT Al-Multazam (19/07/2025). Dalam rangka mengukur berbagai aspek psikologi seperti kepribadian, kemampuan kognitif, dan motivasi masing-masing individu, SMAIT melalui guru bimbingan konseling dan para psikolog melaksanakan psikotes untuk santri kelas XII. Tes psikotes ini dilakukan untuk membantu individu dalam pemahaman diri, pengambilan keputusan, dan pengembangan potensi sehingga dapat dengan tepat menempatkan seseorang pada posisi yang tepat berdasarkan potensi diri. Begitu pun dengan santri kelas XII yang akan mengenyam pendidikan lebih lanjut setelah lulus nanti, bahwa dengan mengikuti test psikotes maka penempatan atau pemilihan jurusan nanti di bangku kuliah lebih mudah diarahkan dan disesuaikan dengan kompetensi yang dimiliki. Bertempat di masing-masing kelas yakni mulai kelas XII 1 sampai XII 5 serta diawasi oleh para pengawas tim psikologi, test psikologi santri kelas XII berjalan lancar dan kondusif. Dengan menghabiskan waktu kurang lebih 3 jam dalam pengerjaan soal test psikotest, membuat santri sedikit lelah karena harus berpikir keras ketika menjawab soal-soal yang bernalar tinggi atau hots. “Melalui test psikotes ini diharapkan santri kelas XII lebih siap dan mengenal potensi masing-masing sebagai cara untuk memotivasi diri dalam mengenyam pendidikan lebih lanjut”, ungkap Ustadzah Dedeh Hamidawati, S.Psi. Selaku guru bimbingan konseling SMAIT Al- Multazam.