SMAIT Al-Multazam

Author name: kontributor SMAIT AM

Info Akademik, News, Uncategorized

Ujian di Tengah Ramadan dan Cuaca Sendu

SMAIT Al-Multazam (3/3/2026). Bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda di lingkungan pesantren. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema lebih lama, langkah kaki menuju masjid semakin sering terdengar, dan waktu terasa berjalan dalam irama yang lebih khusyuk. Namun, bagi santri kelas XII, Ramadan kali ini bukan hanya tentang ibadah dan pengendalian diri. Ia juga menjadi medan perjuangan terakhir sebelum kelulusan: Asesment Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ). Di tengah langit yang sering diselimuti mendung, suasana pesantren terasa semakin sendu. Awan kelabu menggantung rendah seolah menjadi metafora beban pikiran yang dipikul para santri. Puasa bukan alasan untuk menyerah. Justru dalam keadaan lapar dan haus, mereka belajar tentang makna ketahanan yang sesungguhnya. Energi yang terbatas menuntut mereka untuk mengatur waktu dengan lebih bijak. Siang hari selepas pelajaran, kantuk sering datang menyerang. Angin sejuk yang bertiup dari langit mendung membuat mata semakin berat. Namun lembar demi lembar soal ujian tetap mereka kerjakan. Suasana ruang kelas pun berbeda. Tidak ada suara gaduh, hanya gesekan pena dan helaan napas pelan. Wajah-wajah tampak lebih serius dari biasanya. Sesekali terdengar suara rintik hujan di atap, mempertegas keheningan. Mendung di luar jendela seakan menguji fokus dan keteguhan hati. Namun di balik semua itu, ada kekuatan yang tak kasat mata. Ramadan menghadirkan ketenangan batin. Doa-doa dipanjatkan lebih khusyuk. Mendung memang sering menaungi hari-hari ujian, tetapi justru dari situlah lahir keteguhan. Seperti langit yang akhirnya akan kembali cerah, perjuangan ini pun akan mencapai titik terang. Ujian sekolah akan usai, Ramadan akan meninggalkan kenangan, dan para santri kelas XII akan melangkah ke babak kehidupan berikutnya dengan bekal ilmu, disiplin, dan kesabaran yang telah ditempa. Perjuangan mereka bukan hanya tentang nilai di atas kertas. Ia adalah kisah tentang ketahanan jiwa, tentang harapan yang tidak padam meski langit tampak kelabu. Di antara doa dan mendung, para santri belajar bahwa kesuksesan bukan hanya hasil dari kecerdasan, tetapi juga dari kesabaran dan keyakinan.

Info Akademik, News, Uncategorized

ASAJ: Dari Ruang Ujian Menuju Cita-Cita

SMAIT Al-Multazam (25/02/2026). Suasana sekolah tampak berbeda dari biasanya. Lorong sekolah yang umumnya dipenuhi canda dan tawa berubah menjadi lebih tenang. Santri kelas XII melangkah dengan penuh kesiapan. Buku ditangan untuk dibaca, catatan materi untuk kembali dipelajari dan dipahami.  Tidak lupa doa dalam pelaksanaan Shalat Duha bersama mereka panjatkan penuh khusuk. Hari itu menjadi momen penting: dimulainya Asesment Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ). Bagi santri kelas XII, ASAJ bukan sekadar ujian akademik. Ujian ini menjadi penutup perjalanan tiga tahun di bangku SMA sekaligus penentu langkah berikutnya. Berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari, mulai dari mengikuti bimbingan tambahan, membentuk kelompok belajar, hingga saling memberi dukungan untuk menjaga semangat.  “Rasanya campur aduk, tegang tapi juga lega karena ini tahap terakhir,” ungkap salah satu santri kelas XII. Pelaksanaan ASAJ dipersiapkan secara matang oleh pihak sekolah. Penyusunan jadwal, kesiapan ruang ujian, hingga pengawasan dilakukan dengan tertib demi memastikan ujian berjalan lancar, jujur, dan kondusif. Sekolah memandang ASAJ bukan hanya sebagai evaluasi hasil belajar, tetapi juga sebagai refleksi pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab seluruh santri. Di sela-sela ujian, suasana kebersamaan tetap terasa. Santri saling menyemangati sebelum memasuki ruang ujian dan berbagi cerita setelahnya. Momen-momen sederhana ini menjadi kenangan berharga menjelang akhir masa sekolah mereka. Kini, setelah lembar jawaban terakhir dikumpulkan, rasa lega mulai menyelimuti. Namun lebih dari itu, tersimpan harapan besar akan hasil terbaik dan kelulusan yang membanggakan. Asesment Sumatif Akhir Jenjang mungkin menjadi akhir dari satu fase perjalanan. Namun bagi santri kelas XII SMAIT Al-Multazam, ini adalah awal dari langkah baru menuju masa depan yang lebih luas, membawa keyakinan bahwa setiap usaha yang dilakukan tidak pernah sia-sia.

News, Uncategorized

APEL PAGI TANDAI PEMBUKAAN PENILAIAN SUMATIF AKHIR JENJANG KELAS XII

SMAIT Al-Multazam (23/02/2026). Di bawah rintik hujan pagi hari, suasana khidmat menyelimuti lapangan SMAIT saat pelaksanaan apel pagi dalam rangka pembukaan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) bagi siswa kelas XII. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah guru serta santri kelas X dan XI yang turut memberikan dukungan moril kepada para peserta ujian. Apel pagi secara resmi dibuka oleh Mudir Mahad, K.H. Badrudin, Lc. yang dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan sambutan serta arahan kepada seluruh peserta apel. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama pelaksanaan ujian berlangsung. “Penilaian Sumatif Akhir Tahun bukan hanya menjadi tolok ukur capaian akademik, tetapi juga menjadi ajang pembuktian karakter dan integritas para santri,” ujar Mudir Mahad di hadapan para peserta apel. Beliau juga mengingatkan santri kelas XII untuk mempersiapkan diri dengan maksimal, menjaga kesehatan, serta memanfaatkan waktu ujian dengan sebaik-baiknya. Tak lupa, apresiasi dan doa disampaikan kepada seluruh panitia dan dewan guru yang telah mempersiapkan pelaksanaan PSAJ dengan matang. Kegiatan apel berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Doa penutup menjadi akhir pelaksanaan apel Senin, 23 Februari 2026. Setelah apel selesai, siswa kelas XII diarahkan menuju ruang ujian masing-masing untuk mengikuti mata pelajaran pertama sesuai jadwal yang telah ditetapkan yakni ujian Tahsin Tahfidz Al-Quran. Dengan digelarnya apel pagi ini, diharapkan seluruh rangkaian Penilaian Sumatif Akhir Jenjang  dapat berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan capaian terbaik bagi seluruh siswa kelas XII.

Mediasi (Media Literasi), News, Uncategorized

Gemas, Gerakan Membaca Senyap Serempak Bersama Menggema di Lapangan SMAIT Al-Multazam

SMAIT Al-Multazam (9/02/2026).  Kegiatan Gerakan Membaca Senyap (Gemas) sebagai bagian dari agenda literasi sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan secara serempak di lapangan sekolah dan diikuti oleh seluruh santri bersama dewan guru. Pelaksanaan Gemas berlangsung pada pagi hari sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Seluruh santri membawa buku bacaan masing-masing dan membaca secara senyap selama kurang lebih 15 menit. Jenis bacaan yang dibaca beragam, mulai dari karya sastra, buku pengetahuan, hingga bacaan pengembangan diri. Kegiatan ini menjadi istimewa karena dewan pengajar turut terlibat langsung dengan duduk dan membaca bersama santri. Kebersamaan tersebut diharapkan dapat memberikan teladan serta menumbuhkan motivasi membaca di lingkungan sekolah. Melalui pelaksanaan Gemas, sekolah berkomitmen untuk membangun budaya literasi yang berkelanjutan. Kegiatan membaca senyap ini diharapkan mampu meningkatkan minat baca, konsentrasi belajar, serta membentuk karakter santri yang kritis dan berwawasan luas. Gemas akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya sekolah menciptakan lingkungan belajar yang literat dan berdaya saing.

Jejak Alumni, Uncategorized

Dari Stan Kampus hingga Cerita Alumni, Edu Fair 2026 Curi Perhatian Santri  

SMAIT Al-Multazam (31/01/2026). Kegiatan Edu Fair sukses digelar dengan menghadirkan sejumlah perguruan tinggi dari berbagai daerah. Acara ini menjadi ajang bagi para santri untuk mengenal lebih dekat dunia perkuliahan sekaligus membuka wawasan tentang pilihan pendidikan setelah lulus sekolah. Berbagai kampus membuka stan informasi yang ramai dikunjungi santri baik SMAIT maupun SMPIT. Mulai dari universitas negeri hingga swasta, masing-masing kampus memberikan penjelasan seputar program studi, jalur pendaftaran, hingga peluang beasiswa yang tersedia. Tak hanya dari pihak kampus, Edu Fair juga dihadiri oleh para alumni yang turut berbagi cerita dan pengalaman mereka selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Kehadiran alumni ini disambut antusias karena memberikan gambaran nyata tentang kehidupan kuliah dan dunia kerja setelah lulus. Salah satu alumni yang hadir menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi santri. “Dulu saya juga bingung memilih jurusan. Lewat Edu Fair, adik-adik bisa tanya langsung dan dapat gambaran yang lebih jelas,” ujarnya. Dengan adanya Edu Fair, diharapkan para santri terutama kelas XII dapat lebih siap dan mantap dalam menentukan pilihan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai minat dan bakat masing-masing.

Mediasi (Media Literasi), Uncategorized

Di Tengah Guyuran Hujan, Suasana Sekolah Terasa Sunyi

SMAIT Al-Multazam (28/01/2026). Hujan yang turun sejak pagi mengubah suasana sekolah menjadi berbeda dari biasanya. Langit yang mendung membuat halaman sekolah, lapangan, dan selasar sekolah tampak lebih sepi. Kelas pun seolah tak berpenghuni. Sementara suara hujan yang jatuh di atap kelas terdengar jelas hingga ke dalam ruangan. Aktivitas santri tetap berjalan, tetapi dengan ritme yang lebih pelan. Asyik dengan alat belajar dalam suasana sepi dan cuaca dingin. Beberapa santri terlihat ke luar kelas hanya sekadar untuk menikmati suasana hujan pagi hari yang mengguyur bumi. Lapangan yang biasanya ramai saat istirahat kini kosong dan basah. Tidak ada yang berlalu lalang atau obrolan bahkan teriakan, mereka lebih memilih tetap di kelas sambil berbincang atau mengerjakan tugas melalui alat belajar. Hujan begitu memengaruhi suasana belajar. Udara yang lebih sejuk membuat kelas terasa tenang, meski sesekali konsentrasi terganggu oleh suara hujan yang semakin lama semakin deras. Beberapa kelas tanpa guru mengajar, kelas  terasa sunyi dan sesekali terdengar tawa kecil diantara mereka. Entah apa yang mereka tertawakan. Beberapa kelas yang lain terlihat semangat karena kehadiran guru yang tetap menyampaikan pelajaran, sementara santri berusaha fokus meskipun pikiran mereka sesekali melayang ke dunia maya. Menjelang jam pulang, hujan belum juga reda. Santri keluar kelas dengan hati-hati agar tidak terpeleset di lantai yang licin. Ada yang menunggu hujan berhenti, ada pula yang langsung pulang dengan payung di tangan atau bahkan ada pula yang berlari menerobos hujan yang sedikit reda. Hujan mengguyur sekolahku. Meski terkesan sederhana, hujan memberi pengalaman tersendiri di sekolah. Suasana yang lebih tenang membuat hari ini terasa berbeda dan mudah diingat. Hujan bukan penghalang kegiatan belajar, melainkan menjadi bagian dari cerita keseharian di sekolah dan kesan mendalam yang mereka rasakan.

News, Uncategorized

Menguji Karya, Mengasah Diri Melalui Sidang Munaqosyah Makalah Kelas XII SMAIT Al-Multazam

SMAIT Al-Multazam (20/01/2026). Telah berlangsung sidang munaqosyah makalah bagi siswa kelas XII. Sidang ini menjadi salah satu tahapan penting menjelang akhir kelas XII dan sebagai bentuk evaluasi terhadap karya tulis yang telah disusun oleh santri, sekaligus melatih kesiapan mereka dalam mempertanggungjawabkan hasil pemikiran secara ilmiah. Pelaksanaan sidang munaqosyah berlangsung dengan tertib dan penuh kesungguhan. Setiap santri mempresentasikan makalah di hadapan tim penguji, kemudian menjawab berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan isi, metode, serta kesimpulan yang diangkat dalam tulisan mereka. Proses tanya jawab ini menjadi ajang pembuktian pemahaman siswa terhadap karya yang telah dibuat. Melalui sidang munaqosyah makalah, santri tidak hanya dinilai dari segi tulisan, tetapi juga kemampuan menyampaikan gagasan, ketenangan dalam berbicara, serta sikap ilmiah saat menerima masukan dan kritik. Hal ini diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi yang baik. Tidak hanya itu, sidang munaqosyah makalah memiliki peran penting dalam membentuk karakter akademik siswa kelas XII. Selain sebagai salah satu syarat  kelulusan kelas XII, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga sebelum mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan terlaksananya sidang munaqosyah makalah ini, diharapkan siswa mampu mengambil pelajaran berharga, baik dari proses penyusunan karya maupun dari ujian yang telah dilalui. Kegiatan ini menjadi penutup perjalanan belajar di kelas XII sekaligus awal langkah menuju masa depan yang lebih matang dan bertanggung jawab.

Info Akademik, Uncategorized

Prestasi Membanggakan, Sekolah Beri Penghargaan untuk Siswa Terbaik

SMAIT Al-Multazam (12/01/20226) dalam Apel pagi. Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan dedikasi siswa, sekolah memberikan apresiasi kepada para siswa berprestasi yang berhasil meraih berbagai pencapaian akademik maupun nonakademik. Apresiasi ini diberikan kepada juara kelas, juara boarding juara umum gabungan antara juara kelas dan boarding serta juara lomba. Apresiasi ini tentunya diberikan kepada santri yang telah menunjukkan prestasi membanggakan selama satu semester ganjil. Kegiatan pemberian apresiasi berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Para siswa yang menerima penghargaan tampak antusias dan bangga saat nama mereka dipanggil satu per satu. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa usaha, kedisiplinan, dan ketekunan yang dilakukan selama ini membuahkan hasil yang baik. Juara kelas dan juara umum diberikan kepada siswa yang berhasil menunjukkan konsistensi prestasi akademik serta sikap positif dalam proses pembelajaran. Sementara itu, apresiasi juara lomba diberikan kepada siswa yang telah mengharumkan nama sekolah melalui berbagai kompetisi, baik di tingkat internal maupun eksternal. Adapun juara boarding diberikan kepada siswa yang dinilai unggul dalam kedisiplinan, kemandirian, serta sikap teladan selama menjalani kehidupan di asrama. “Pemberian apresiasi ini tidak hanya menjadi bentuk penghargaan semata, tetapi juga mampu memotivasi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri. Prestasi tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari karakter, sikap, dan kontribusi positif dalam lingkungan sekolah”, Ujar Ibu Kepala Sekolah, Ustadzah Nina Herlina, M.Pd. dalam sambutannya. Melalui pemberian apresiasi terhadap santri berprestasi dalam pelaksanaan apel pagi, Senin, 12 Januari 2026 ini, sekolah berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang mendukung lahirnya generasi Qurani, Berprestasi, Berakhlak Mulia, dan Terampil Berbahasa serta siap menghadapi tantangan masa depan.

News, Uncategorized

Ayo Kita Mondok! Semangat Siswa Baru Terlihat di Stand Karya Santri

Foto kegiatan PRS memperlihatkan siswa baru berkunjung ke stand Karya Santri yang disiapkan oleh panitia. Dalam kunjungan tersebut, para siswa tampak antusias sambil membawa tulisan bertema motivasi, seperti “Mondok Siapa Takut” dan “Hii Aku Calon Santri Am…”. Tulisan-tulisan tersebut menjadi daya tarik tersendiri sekaligus penyemangat bagi calon santri baru. Momen ini menunjukkan semangat dan rasa bangga siswa baru dalam mengenal dunia pesantren. Dengan senyum dan ekspresi ceria, mereka berinteraksi di sekitar stand karya, melihat hasil kreativitas, serta mengabadikan momen kebersamaan bersama teman-teman. Kegiatan kunjungan ke stand karya ini menjadi bagian dari rangkaian PRS yang bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri dan kecintaan terhadap kehidupan mondok sejak awal. Dari foto yang ada, terlihat bahwa para siswa baru mulai menikmati proses pengenalan pesantren dengan cara yang menyenangkan dan penuh makna.

Info Akademik, Uncategorized

Ayo Kita Mondok! Semangat Siswa Baru Terlihat di Stand Karya PRS

Foto kegiatan PRS memperlihatkan siswa baru berkunjung ke stand Karya Santri yang disiapkan oleh panitia. Dalam kunjungan tersebut, para siswa tampak antusias sambil membawa tulisan bertema motivasi, seperti “Mondok Siapa Takut” dan “Hii Aku Calon Santri Am…”. Tulisan-tulisan tersebut menjadi daya tarik tersendiri sekaligus penyemangat bagi calon santri baru. Momen ini menunjukkan semangat dan rasa bangga siswa baru dalam mengenal dunia pesantren. Dengan senyum dan ekspresi ceria, mereka berinteraksi di sekitar stand karya, melihat hasil kreativitas, serta mengabadikan momen kebersamaan bersama teman-teman. Kegiatan kunjungan ke stand karya ini menjadi bagian dari rangkaian PRS yang bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri dan kecintaan terhadap kehidupan mondok sejak awal. Dari foto yang ada, terlihat bahwa para siswa baru mulai menikmati proses pengenalan pesantren dengan cara yang menyenangkan dan penuh makna.

Scroll to Top